Berkasinium Arsip:
https://republicsinium.blogspot.com
Forever In Memorium Changi (Zheng He) , as the great father for where hope of that this,
"ha na ca ra ka da ta sa wa la pa da ja ya nya ma ga ba ta nga"
Aksara
ha na ca ra ka = jika cara ketika
da ta sa wa la = cerita lintasan
pa da ja ya nya = pada jaya nya
ma ga ba ta nga = megah ayah tang
Dia mungkin sedang kuduga kemarin, dia mungkin sebab siapa ayah sedalam isi hati masih sungguh di lihat siapakah seolah bercinta itu sebab, seolah menari sempurna alun meresapi dorong ciumannya masih sungguh bilantara tidak sebanding lagu yang masih sungguh mengingat changi siapa pada saat sesungguhnya bentuk berdiri dorong cinta itu ini dari cerita lintasan kemarin, "ha na ca ra ka da ta sa wa la pa da ja ya nya ma ga ba ta nga" ia berakhir ingin mensimpan arti itu untuk walaupun dalam kegelapan anak-anaknya melihat dia kekasih siapa.
Seterang roro kidul melihat changi ragu pada "ha na ca ra ka da ta sa wa la pa da ja ya nya ma ga ba ta nga" bisa membuat setara anak-anaknya, sesungguhnya melihat ayahnya.
Namun adakalanya melintang taburan suka duka saat itu roro kidul melihat, seolah ingkarnasi mereka di temukan kembali dalam warisan bila seolah sihir rasa "ha na ca ra ka da ta sa wa la pa da ja ya nya ma ga ba ta nga" menemukan alun alun jiwa aksara pewaris lintasan hidup menjadi mereka dalam melihat sepakat anaknya paham pada siapa ayahnya pergi di kebumikan dalam laut.
Changi kemarin memorial arti dari status bila menyangka bangsawanku sebab mereka bilantara hamengkubowo masih yaitu ialah kegelapan bertaburan belum dermawan dapat setitik cahaya namun jatuh kembali dalam kegelapan bagai kembang api. hendak melambung namun peran relasi kemarin masih lebih luas isi kegelapannya sengaja di rahasiakan sembunyi.

- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Label
Mataram & Baraspektrum- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya




Komentar
Posting Komentar